[FF FAMILY/CHAPTERED] Brother

Standard

Author                  :               Sendilla Humaira Nirwana a.k.a Jung Haneul

Title                       :               Not a Brother?!

Cast                       :               Kim Ryeowook (Ryeowook), Choi Junhong (Zelo), Choi Minho (Minho)

Support Cast      :               find it by yourself 😛

Genre                   :               Family/Brothership, Sad Ending.

Rating                   :               General

Disclaimer          :               I Only Own the FF. Zelo and Ryeowook belong to they self

***

Normal PoV

Apa kau tidak bisa bersikap baik sama seperti saudara mu?

Meniru saja tidak bisa..

Mau Jadi apa kau besok? Brandalan?

Setiap Junhong pulang dengan tubuh yang penuh darah, kata-kata Itulah yang selalu hinggap di telinganya. Entah kenapa sekarang ia merasa terbiasa dengan kata-kata Pedas Ayahnya.

“Saudara? Apa benar aku punya saudara? Dia hanya Saudara tiriku.” Jawab Junhong berlalu meninggalkan Ayahnya yang berwajah merah karena marah.

Junhong PoV

Sebuah ketukan kecil mendarat di depan pintu kamarku. Yah, aku yakin itu Ryeowook, Saudara tiriku. Ayah ku menikah dengan Wanita Lain sesudah Eomma-ku meninggal. Kalian tau Untuk apa Ayah ku menikah lagi? Jawabannya sangatlah kurang masuk akal. Ia bilang agar aku lebih mendapatkan Kasih sayang seorang ibu lebih Lama. Hhh, yang benar saja.

“Apa mau mu?” tanya ku sambil berteriak agar Terdengar oleh Ryeowook. “Hey, aku ingin bicara denganmu.” Jawabnya dari balik Pintu. “Bicara apa lagi? Aku bosan berbicara denganmu.” Ucapku kasar. “Hey, Junhong. Memangnya apa salahku? Kenapa kau sangat benci melihatku?” Tanyanya dengan Suara serak. “Apakah aku harus memberi tahu-mu? Hhh, itu bukan pekerjaan untuk ku. Lagi pula kau bukan siapa-siapa ku. Lalu kenapa kau Harus tau?” Jawabku lebih kasar agar dia cepat pergi dari Pintu kamarku. Mendengar suaranya saja Sudah malas. “Baiklah, Terserah katamu. Aku juga tidak memaksa.” Jawabnya dan kemudian terdengar suara tapak kakinya menjauh. Akhirnya. Batinku Lega.

***

“Junhong-ssi, panggilkan Ryeowook.” Perintah Ny. Kim, ‘Eomma’ Tiriku. “Haruskah aku memanggilnya? Kenapa tidak kau saja?” Bantahku. “CHOI JUNHONG! Sudah berapa kali aku bilang? Kau harus baik-baik dengan Ryeowook. Bagaimana pun Juga itu adalah Saudaramu.” Bentak Appa-ku sambil melirik tajam kearahku. “Appa, Saudara ku Hanya Minho-hyung. Apa Appa sudah Lupa dengan keberadaan Minho-hyung? Atau Appa hanya pura-pura Lupa? Haha” kata-kataku membuat Appa terbelalak Kaget.

Normal PoV

“APA KATAMU?”

PLAKK! Tamparan keras mendarat di pipi Junhong.

“Dasar anak Kurang Ajar! Kau Boleh tidak menghargai Ryeowook, tapi kau harus menghargai Appa-mu sendiri!!” kini Ny. Kim Angkat tangan.

“Berani kau menamparku? ada satu hal yang kau harus tahu. Eomma Kandungku tidak pernah menamparku. Jika Eomma ku melihat ini, mungkin kau bisa tewas ditangannya. Karena Ia tidak mau melihat anaknya disakiti Orang Lain.” Kata-kata Junhong barusan membuat Ny. Kim terbelalak Kaget.

“Cukup Sudah! Junhong-ya, sekarang kau berangkat kesekolah. Appa tidak mau kau terlambat.”

“Tidak usah diingatkan. Aku tahu apa tugas ku.” Junhong pergi dengan perasaan marah atas apa yang diperlakukan Ny. Kim.

 

Seoul Art School

                “Aku berharap Minho-hyung cepat pulang. Aku tidak mau Ryeowook itu mendekatiku terus. Menurutnya siapa dia? Lancang sekali.” Ucap Junhong didepan teman-teman 1 geng nya. “Junhong-ya, kau pasti menyesal jika Ryeowook hyung pergi.” Sambar Thunder. “gapapa kalau dia pergi. Sekalian ke Alam baka juga gak apa-apa. Hahaha” Junhong tertawa layaknya setan yang berhasil menggoda Manusia. “Junhong—kau memang keras kepala.” Naeun mendelik sebal. “Bukan Urusanmu.” Junhong melepaskan tangan Naeun dan pergi. “Junhong sekarang Aneh.” Timpal Sooyeon.

#Skip

“Junhong, ada apa?” Tanya Haneul duduk disebelah Zelo dengan Tangan berisi dua buah Cappucino Coklat. “Hhh,, entahlah.” Jawab Zelo mengacak-ngacak Rambutnya Frustasi. “euhm.. Aku kesusahan menghabiskan Cappucino ini Sendirian. Apakah kau mau menghabiskan yang satu ini Untuk ku? Ya, kalau kau mau.” Haneul menjulurkan tangannya yang berisi Cappucino. Junhong Tersenyum dan mengambil Cappucino itu dengan Tangannya. “Gomawo, Haneul-ah!” Zelo tersenyum kearah Haneul. “Ne, Cheonmayo~” Haneul dan Zelo menikmati Cappucino mereka dengan Tawa.

***

Seperti biasa setelah pulang sekolah Junhong langsung pulang dan memasukki kamarnya tanpa menyapa penghuni rumah itu. “Sial! Kenapa hidupku bisa seperti ini? Kapan Minho hyung pulang..” gumamnya sambil menatap langit-langit. “wait? Bukankah hari ini tanggal 12 april? Minho hyung pasti mengirimkan e-mail setiap tanggal 12!” Junhong beranjak dari ranjangnya dan segera menyambar Laptop miliknya dan membuka jaringan wi-fi sekolah #salahgaul

“Baiklah, kita lihat. Seberapa banyak E-mail yang kuterima hari ini.” Ucap Junhong antusias. Ia membuka situs E-mail pribadinya. Setelah memasukkan Alamat E-mail dan passwordnya, ia bergegas mengecek Inbox-nya. “7 pesan? Kuharap salah satunya dari Minho hyung.” Junhong men-scroll kursornya kebawah. Sampai matanya menangkap Username Choi_Minho12 alias Username e-mail hyungnya. Ia membuka pesan dari Hyungnya dan membacanya.

To: Choi_Junhong10

From: Choi_Minho12

Date: 12th of April 2012, Monday, 05.50 a.m.

Annyeong, Junhong-ah~ Sudah lama tidak bertemu. Apa kau baik-baik saja? Bagaimana dengan Ayah? Apakah dia juga baik-baik saja? Di London aku baik-baik saja. Hehe. Apa kau kangen denganku? Kekekke. Jaga dirimu sampai aku kembali ke Seoul, ne? Saranghae, Junhong-ah! See you soon 😛

                “Minho hyung masih saja senarsis dulu. Kekeke.” Junhong terkekeh melihat Pesan Minho untuknya. Dengan cekatan ia menekan tombol ‘Reply/Balas’.

In Reply To: Choi_Minho12

From: Choi_Junhong10

Date: 12th of April 2012, Monday, 06.46 p.m.

Ne, Annyeong Hyung~ aku baik-baik saja. Begitu juga dengan ayah. Apa aku kangen denganmu? Tentu saja aku kangen denganmu hyung. Nan Bogoshippo-yo hyung~ cepat kembali ke Seoul hyung. Disini banyak yang berubah setelah kematian ibu dan kepergianmu ke London. Ne, Hyung~ Jeongmal saranghae~ 😛

                “Aku harap Minho hyung cepat pulang~ lalala~” senandung Junhong. “Minho? Nuguya?” tanya sebuah suara yang sangat Junhong kenal, Kim Ryeowook. ‘Aish, kenapa dia datang saat aku sedang hepi-hepi begini sih. Nurunin mood kan’ batin Junhong keki.

                “dia hyung kandungku. Waeyo?” jawab Junhong tanpa menoleh kearahnya. “Aniyo, just ask.” Ucapnya berlagak orang inggris. “Apa dia lebih tampan dari aku?” canda Ryeowook.  “Tch, tentu saja Minho hyung lebih tampan darimu 7x lipat.” Kata Junhong menatap Ryeowook ogah-ogahan. Ryeowook tersenyum. “kenapa kau tersenyum? Ada yang lucu?” tanya Junhong ketus. “Aniyo.” Ryeowook meninggalkan Junhong sendirian. “Cih, dasar orang aneh berambut coklat.” Ledek Junhong.

                                Disisi Lain.

                “Kau kenapa tersenyum-senyum sendiri?” tanya ibunya Ryeowook. “Aniyo. Aku baru saja bercanda dengan Junhong.” Ucapnya. “Mwo? Jinja? Baguslah jika kalian tambah dekat.” ibunya tersenyum. “Ini baru langkah pertama eomma, aku pasti akan lebih dekat dengannya dan membuang Minho dari pikrannya as far away.”

-TBC-

Author gamau banyak bacot. Kalau udah selesai baca CL (Comment and Like) ya. Silent reader tetap deh author kutuk jadi nenek gayung. Hahaha.

Jika ada saran dan masukan silahkan hubungi Author di:

                                 Email: dillagaul11@yahoo.com || Twitter: @160899_

 

Gomawo ^^

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s